Pingin sekolah (2): Hari hari pertama di Kampus

KAGAMA mBangun Karimunjawa

KAGAMA Berbagi: Investigasi Fraud dengan Narasumber Haryoko R. Wirjosoetomo
Gedung Pusat UGM, 28 Oktober 2017;  Pendaftaran http://tinyurl.com/fraud-yk-kv

Pingin sekolah (2)
– Hari hari pertama di Kampus
Dyna Andriani

Kampusku di Richmond, NSW. Daerah pedesaan, sebelah barat laut luar Sydney. Seingatku, UWS Hawkesburry dalam sejarahnya agriculture college tertua di Australia.

Aku memilih tinggal di kampus dengan type kamar ‘Townhouses’. Satu rumah, ada 4 kamar, dapur dan ruang tamu. Kamarku berjendela besar menghadap area kosong terbuka yg hijau rumput. Ideal untuk belajar.

Kedatangan ku disambut oleh seorang laki laki hitam tinggi kurus dari Kenya yang juga mahasiswa di kampus itu. Dia salah satu yg ditugasi mengurus mahasiswa scholar asing baru sampai settle, misalnya menunjukkan jalan ke toko terdekat. Menemani belanja keperluan2 pertama untuk survive, juga menjawab pertanyaan2ku dan menunjukkan tempat tempat vital kampus, spt gedung pusat, perpus, itc, fitness centre, termasuk tentu saja bar kampus bila aku haus😀.

Dari pebgamatanku, menjadi mahasiswa scholar sangat enak, boleh dikata previlege. Disambut dengan service yang terencana baik. Jempol. Termasuk beberapa piknik gratis di daerah2 hotspots di NSW sebelum semester dimulai.

Ada satu kejadian yang tak bisa kulupakan, yaitu ‘wine testing’ di Hunter Valley Vineyards. Kami satu rombongan mahasiswa dari berbagai negara. Aku kebetulan langsung dekat dengan Tracy mahasiswi dari US. Aku nggak ngerti sama sekali tentang wine apalagi wine testing. Di satu winery kami tiba. Kami disodori satu list panjang satu-dua halaman penuh. Aku percayakan ke Tracy.

” What do you think Tracy, which wine should we try?”

Tracy diam menyimak… Aku percayakan ke dia..

“I think… hmmm.. from the top!”

“What?!! Do you know about wine?”

“Not really…😬”

“Damn!!! Let’s we try from the top then!” sahutku mantap.

Akhirnya kami mencoba dari atas, tenggakan pertama.. nggak enak.. sepet pahit semriwing.. no 2..no.3..kok raenak kabeh?
(Ternyata kelompok atas memang dry wine, yg waktu itu gak dong tentunya)

Aku mulai pusing.. dan bilang..
“Do you think a good idea if we try from the bottom of the list?”

“Why not?”

Ternyata enak buatku, terasa manis..
(setelah itu tahu itu kelompok Portwine – dessert wine).

Kami berdua sangat bahagia….bisa menikmati. Tentu saja sudah kondisi agak melayang. Bagian tengah list belum kami coba.

Ternyata time out. Pemimpin rombongan meminta,semua masuk bis.. aku pikir pulang. Eh.. pindah ke Winery lainnya. Duhh..
Disitu kami lebih memilih dan mengerti mana, mulai milih random. Aku mulai bisa menikmati.. tapi kepala tambah berat.

Ternyata masih belum selesai, masih pindah ke Winery ke 3, ke 4…Yaoloo.. badan sudah sempoyongan..

Di winery ke 5 (terakhir), Tracy dan aku nggak nyampai di pintu Winery.. terkapar di kebun anggur samping parkiran sambil tertawa girang😬.

Keinginanku semula yang ingin belajar ilmu, tenyata mendapat lebih dari yang aku harapkan😂

(bersambung)

Ilustrasi: University of Western Sidney Sign
Sumber Ilustrasi: https://www.westernsydney.edu.au

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*