Kiat Mengemudi (2): Jarak Aman

KAGAMA mBangun Karimunjawa

KAGAMA Berbagi: Investigasi Fraud dengan Narasumber Haryoko R. Wirjosoetomo
Gedung Pusat UGM, 28 Oktober 2017;  Pendaftaran http://tinyurl.com/fraud-yk-kv

Kiat Mengemudi (2):
Jarak Aman
Efron Dwi Poyo

Anda yang penggemar MotoGP atau F-1 tentu sudah tidak asing mengukur jarak antar pebalap dengan waktu (detik), bukan dengan meter. Dalam metode pencegahan kecelakaan pengemudi didorong untuk dapat mengelola jarak aman menurut waktu. Mengapa demikian? Jarak dengan visualisasi ukuran meter selalu berubah menurut kecepatan mobil, tetapi jarak menurut waktu adalah tetap.

Jarak aman adalah 7 detik dan jarak aman minimum adalah 4 detik. Dengan pelatihan terus-menerus Anda akan terbiasa mengukur jarak aman berdasarkan atas waktu. Saya berikan kiat sederhana.

Anda ingin mengukur jarak mobil Anda dengan mobil di depan Anda (sebut saja mobil A). Pilih benda atau objek tak bergerak di pinggir jalan di depan Anda sebagai patokan yang dapat berupa patok kilometer, rambu lalulintas, pohon, kios, dlsb. Tepat saat bumper belakang mobil A sejajar dengan objek tersebut Anda langsung berhitung: seratus dan satu, seratus dan dua, seratus dan tiga, seratus dan empat, dst. Tepat saat bumper depan mobil Anda sejajar dengan objek tadi, berhentilah menghitung. Apabila Anda tidak sempat mengucap “seratus dan empat” itu artinya jarak iring Anda kurang daripada 4 detik. Tidak Aman! Berlatihlah terus-menerus, maka Anda akan terbiasa.

Pengukuran jarak menurut waktu sangat penting saat berkendara di jalan tol. Dengan waktu Anda dapat memerkirakan jarak aman dalam meter. Kecepatan minimum di jalan tol adalah 60 kph. Dengan kecepatan tersebut berapa meter jarak aman minimum Anda?

60 km per jam = 60.000 m per jam
= 60.000 m per 3.600 detik
= 16,66 m per detik

Jarak aman minimum adalah 4 detik, maka jarak aman minimum dalam meter adalah 4 x 16.66 = 66,64 m atau dibulatkan menjadi 70 m untuk kecepatan mobil 60 kph.

Makin laju mobil Anda tentu saja makin jauh jarak aman minimum dalam meter. Berapa jarak aman minimum jika laju mobil Anda 100 kph di jalan tol? Sila berlatih menghitung seperti contoh sederhana di atas.

Bagaimana menentukan jarak aman minimum di jalan dalam kota Jakarta yang lalulintasnya padat merayap? Untuk kecepatan 20 kph gunakanlah ukuran satu mobil untuk ruang kosong di depan mobil Anda. Jika berhenti, Anda harus bisa melihat jalan aspal di belakang mobil di depan mobil Anda.

-bersambung-

Dari tepian Jakarta, 12 Juli 2017
MDS

Sumber Ilustrasi: Autogeek.net

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*