Kiat Mengemudi (3): Pre-start Check

KAGAMA mBangun Karimunjawa

KAGAMA Berbagi: Investigasi Fraud dengan Narasumber Haryoko R. Wirjosoetomo
Gedung Pusat UGM, 28 Oktober 2017;  Pendaftaran http://tinyurl.com/fraud-yk-kv

Kiat Mengemudi (3): Pre-start Check

Efron Dwi Poyo

Pengamat defensive driving (DD) ada yang menggunakan istilah Pre-Trip Inspection, tetapi saya memilih menggunakan istilah Pre-start Check. Namanya juga pre-start check, sebelum menghidupkan mesin mobil kondisi dingin pengemudi wajib memeriksa kondisi mobil. Pre-trip inspection/check berarti memeriksa sebelum melakukan perjalanan. Penafsirannya bisa saat mobil sudah dihidupkan dan sudah digunakan wira-wiri, bisa juga sebelum mobil dihidupkan. Oleh karena itu saya memilih menggunakan pre-start check. Dalam bagian ini objek saya adalah mobil berperseneling/bergigi manual.

Lakukan pre-start check.

Pertama, kondisi ban. Periksalah kondisi fisik ban terutama ketebalan alur (kembangan) ban dan keretakannya. Masa pakai ban maksimum lima tahun sejak keluar dari pabrik. Walau ban mobil Anda masih tampak baik, Anda wajib mengganti yang baru apabila sudah mendekati umur kedaluwarsa. Di setiap ban selalu ada cap empat angka di dalam kurungan persegi panjang. Dua angka pertama merujuk pekan ke-xx, dua angka terakhir merujuk tahun produksi. Misal, 1517. Ban tersebut diproduksi pada pekan ke-15 (atau April), tahun 2017. Periksa tekanan udara ban. Standar tekanan ban biasanya berupa stiker tertempel di pintu tengah dekat pengait pintu. Kebo saya standarnya 27 – 35 psi. Saya ambil tekanan tengah 30 – 31 psi.

Kedua, air. Yang dimaksud air di sini adalah air aki/batere, air radiator, dan air pengusap kaca (wiper). Air aki/batere dapat Anda eliminasi apabila Anda menggunakan aki/batere kering. Periksa air radiator di tandon kontrol. Apabila Anda rutin menggunakan mobil setiap hari, paling banyak air berkurang sebanyak 250 ml atau segelas dalam sebulan. Itu sudah paling banyak, ya! Apabila dalam beberapa hari air radiator berkurang segelas, patut dicurigai terjadi kebocoran halus di ruang pendinginan air radiator sendiri atau di ruang bakar. Yang sangat berbahaya adalah kebocoran air di ruang bakar.

Ketiga, indikator kontrol. Pastikan semua indikator berfungsi normal sesuai buku manual. Indikator kontrol adalah penujuk informasi penting tentang kondisi mobil Anda. Mereka bukanlah aksesoris.

Keempat, peralatan pendukung. Pastikan peralatan pendukung standar yang merupakan bawaan dari pabrik/dealer seperti dongkrak, kunci roda, dlsb. tetap berada di tempatnya di mobil dan berfungsi.

Kelima, administrasi. Pastikan STNK dan SIM Anda bawa.

Itulah petunjuk praktis mengenai pre-start check. Tentu akan lebih baik lagi apabila Anda berani berinvestasi dengan memberikan kelengkapan keselamatan dan kenyamanan saat mengemudi seperti kotak obat-obatan, APAR, dlsb.

Juga Anda bukanlah seorang teknisi mobil handal. Anda cukup memahami pengetahuan praktis di atas. Untuk perawatan lebih mendalam mobil Anda serahkan kepada teknisi kepercayaan Anda secara berkala, misal saat pergantian oli.

-bersambung-

Dari tepian Jakarta, 12 Juli 2017
MDS

Sumber ilustrasi: http://otozones.blogspot.co.id/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*