Pingin Sekolah Lagi

KAGAMA mBangun Karimunjawa

KAGAMA Berbagi: Investigasi Fraud dengan Narasumber Haryoko R. Wirjosoetomo
Gedung Pusat UGM, 28 Oktober 2017;  Pendaftaran http://tinyurl.com/fraud-yk-kv

Pingin sekolah lagi
Dyna Andriani

Setelah selesai S1, aku kerja di Jakarta. Eh..merasa bekerja akhirnya seperti mesin dimana kalau sudah hafal permasalahan dan jawabannya, aku kok bosen.

Entah mengapa, waktu itu aku nggak tertarik dengan besarnya gaji. Uang yang aku punya biasanya aku buat jalan jalan atau untuk kejutan Mamiku. Aku kuras uang tabungan dan kukirimkan ke beliau sebagai kejutan. Aku biasanya nggak bilang dannggak ngaku…biasanya Mamiku trus bingung, kok njuk ono duwit mak benduduk.

Kegelisahanku waktu itu adalah untuk mengetahui akar masalah di dunia pekerjaan yang aku geluti secara rutin. Aku merasa mampu memetakan masalah tapi waktu itu tidak bisa menemukan jawaban yang sistematis dengan dasar2 teorinya. Aku putuskan ‘ingin sekolah’ lagi daripada mencari pekerjaan lain.

Sebagai single, mempermudah keputusanku.

Kebetulan pekerjaanku banyak di luar kota, dan sewaktu main di apartemen kakakku di kawasan Semanggi, mesin fax berbunyi..tanda fax masuk. Ada mantan yang mengirimkan potongan Jakarta Post tentang perpanjangan waktu 1 minggu AusAid Scholarship Programme. Untung saja aku sdh punya modal TOEFL. Tinggal mencari surat rekommendasi 3 dosen. Kebetulan lagi former Dekan FKT Bp. Soemitro mjd staf ahli perusahaanku dan sedang di kantor Jakarta. Kurang dua, aku telpon adikku yang di Yogya untuk mencari pembimbing skripsiku Bp. Sotjipto dan dosen lain, Bp. Nugroho Marsoem yang selalu baik padaku.
(Terima kasih kepada beliau beliau).
Ngisi forms , beres…

Pas banget krisis moneter melanda (1997). Kesempatanku sempit, selain aku dari Indonesia bagian barat, juga dari sektor swasta. Aku hitung, kesempatanku hanya di porsi 5%. (Untung tahunya setelah diterima, jadi nggak ngeper lah😀). Setelah kelas persiapan 3 bulan di IDP Kuningan untuk bahasa supaya mencapai IELTS yg mencukupi dan mendapat kelas cross culture, aku berangkat ke Sydney. Sialnya aku dapat tiket yang mampir2. Direct flight yg seharusnya 7 jam, mesti aku lalui total 17 jam. Jkt-Singapore-Darwin-Cairns-Brisbane-Sydney. Byuuhh…

(Bersambung yow)

Ilustrasi: Sidney Harbor at Night
Sumber: http://www.cityofsydney.nsw.gov.au

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*