Piknik

KAGAMA mBangun Karimunjawa

KAGAMA Berbagi: Investigasi Fraud dengan Narasumber Haryoko R. Wirjosoetomo
Gedung Pusat UGM, 28 Oktober 2017;  Pendaftaran http://tinyurl.com/fraud-yk-kv

Piknik

Katrina Wantri Ardiyani

Sejatinya menurut KBBI, arti kata piknik itu adalah :
Bepergian ke suatu tempat di luar kota untuk bersenang-senang dengan membawa bekal makanan dan sebagainya;bertamasya.

Secara pribadi, dari jaman piyik dulu, begitu mendengar kata piknik, image yang muncul di kepala : edisi halan-halan keluar rumah dengan tujuan tertentu (berhenti di tempat tujuan), menikmatinya dengan makanan dan minuman entah bawa entah beli. Jadi bukan keluar rumah ptar-putar, berkendara tanpa tujuan ya. Harus ada tujuan tertentu. Bisa dikombinasikan dengan moment travelling.

Dan saya suka, cinta, demen, gila piknik. Baik berjarak 1 km maupun beribu km. Pasti saya upayakan saya lakukan secara berkala. Baik yang nyaris tanpa keluar uang (jalan kaki ke taman terdekat menikmati sunrise atau sunset sambil makan bakwan) maupun yang harus nabung beberapa tahun ke tempat tujuan idaman, Praha. Piknik di dekat castle nya. Bertahuuuun tahuuuun nabungnya.
Saya nyaris nggak ada acara business trip selama ini, jadi kebanyakan piknik dan kombinasi dengan travelling, mesti bayar dewe.

Saya tahu ada yang tidak menganggap piknik sebagai kesukaan, atau merupakan prioritas (kalau saya prioritas di atas yang lain-lain), jadi saya hendak bertanya kepada yang suka piknik…

Berapa kali dalam setahun menyediakan waktu dan uang, untuk piknik? Di sini yang saya maksud piknik sesuai image saya, baik dengan keluarga maupun sendiri?

Poin : yang murni pakai uang sendiri ya, bukan di saat busines trip atau pekerjaan lainnya.

Ingat, bukan soal apakah murah atau mahal, jauh atau dekat, tapi penyediaan waktu dan uangnya…

Mari berceritaaa

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*